3 Teknik Pasang Flashing Atap yang Mudah untuk Rumah

Sebelum
mulai memasang flashing,
Anda harus memahami beberapa teknik yang dapat digunakan dalam pemasangan flashing. Memahami berbagai
teknik-teknik ini dapat membantu memilih metode yang paling sesuai kebutuhan.
1. Step Flashing
Step flashing merujuk pada teknik memasang potongan-potongan kecil
material flashing yang
dipasang secara berlapis antara lapisan atap dan dinding vertikal. Teknik step flashing sangat efektif
untuk area dengan penetrasi air yang tinggi, seperti di sudut-sudut dan
pertemuan antara dinding dan atap.
2. Counter Flashing
Counter flashing dipasang di atas step flashing dan biasanya digunakan di dinding vertikal.
Adapun fungsinya adalah untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan guna
memastikan air tidak dapat di antara dinding dan step flashing.
3. Plumbing Vent Boot Flashing
Plumbing vent boot flashing dirancang khusus untuk menutupi
dan melindungi area di sekitar pipa ventilasi udara pada atap. Fungsinya untuk
mencegah air hujan masuk ke dalam sistem ventilasi dan berpotensi menyebabkan
kerusakan pada struktur atap.
Sekarang,
Anda sudah lebih memahami cara pasang flashing atap yang presisi. Melalui langkah yang tepat,
Anda dapat memastikan flashing memberikan
perlindungan maksimal untuk atap. Selamat mencoba!