6 Langkah Praktis Selamatkan Atap dari Lumut Mematikan

Pernah
melihat atap berubah kehijauan, licin & tampak lembap? Artikel ini akan membahas langkah praktis cara mendeteksi,
membersihkan dengan aman serta mencegah lumut muncul lagi agar atap selamat
dari risiko kebocoran
Inspeksi sumber lembapnya
Sebelum
membersihkan, cek dulu sisi mana yang paling teduh, area talang, sambungan dan
nok, titik yang terlihat lebih gelap/selalu basah. Inspeksi ini penting agar
Anda tidak hanya menghapus gejala.
Bersihkan
kotoran organik dari daun, debu, dan tanah
Lumut
suka media kotoran organik seperti daun & debu. Jadi, langkah awal singkirkan
daun rontok, bersihkan sedimen pada talang, pastikan air mengalir lancar. Alhasil,
lumut kehilangan rumah dan nutrisi.
Gunakan
metode pembersihan tanpa merusak permukaan
Kesalahan
umum adalah menyikat terlalu keras atau menyemprot bertekanan tinggi tanpa
kontrol. Akibatnya, lapisan atap bisa rusak dan malah mempercepat masalah. Jika
Anda ragu, lebih baik gunakan jasa profesional.
Aplikasikan
pencegah pertumbuhan kembali
Setelah
bersih, lumut bisa kembali jika kelembapan & kotoran tetap ada. Karena itu,
lakukan tindakan pencegahan dengan menggunakan anti-lumut yang aman bagi
material.
Benahi
talang dan jalur air
Talang
tersumbat adalah pabrik lumut. Jadi, bersihkan talang secara berkala, cek
kemiringan talang, pastikan pembuangan air tidak tersendat. Biasanya, begitu
air mengalir lancar, permukaan atap lebih cepat kering dan lumut sulit
bertahan.
Jadwalkan
perawatan rutin
Agar
tidak jadi beban, buat aturan sederhana dengan cek atap dari bawah setiap 2–4
minggu, bersihkan talang setiap 1–3 bulan. Inspeksi detail minimal 2 kali
setahun, terutama sebelum dan sesudah musim hujan.
Itu tadi cara selamatkan atap dari lumut mematikan. Ingin
langkah lebih praktis? Gunakan Rainbow Roof sebagai atap rumah Anda karena
terbukti memiliki kekuatan dan daya tahan tinggi pada cuaca ekstrem. Hubungi
Rainbow Roof untuk info selengkapnya.
