9 February 2026

6 Langkah Praktis Selamatkan Atap dari Lumut Mematikan

Pernah melihat atap berubah kehijauan, licin & tampak lembap? Artikel ini akan membahas langkah praktis cara mendeteksi, membersihkan dengan aman serta mencegah lumut muncul lagi agar atap selamat dari risiko kebocoran

Inspeksi sumber lembapnya

Sebelum membersihkan, cek dulu sisi mana yang paling teduh, area talang, sambungan dan nok, titik yang terlihat lebih gelap/selalu basah. Inspeksi ini penting agar Anda tidak hanya menghapus gejala.

Bersihkan kotoran organik dari daun, debu, dan tanah

Lumut suka media kotoran organik seperti daun & debu. Jadi, langkah awal singkirkan daun rontok, bersihkan sedimen pada talang, pastikan air mengalir lancar. Alhasil, lumut kehilangan rumah dan nutrisi.

Gunakan metode pembersihan tanpa merusak permukaan

Kesalahan umum adalah menyikat terlalu keras atau menyemprot bertekanan tinggi tanpa kontrol. Akibatnya, lapisan atap bisa rusak dan malah mempercepat masalah. Jika Anda ragu, lebih baik gunakan jasa profesional.

Aplikasikan pencegah pertumbuhan kembali

Setelah bersih, lumut bisa kembali jika kelembapan & kotoran tetap ada. Karena itu, lakukan tindakan pencegahan dengan menggunakan anti-lumut yang aman bagi material.

Benahi talang dan jalur air

Talang tersumbat adalah pabrik lumut. Jadi, bersihkan talang secara berkala, cek kemiringan talang, pastikan pembuangan air tidak tersendat. Biasanya, begitu air mengalir lancar, permukaan atap lebih cepat kering dan lumut sulit bertahan.

Jadwalkan perawatan rutin

Agar tidak jadi beban, buat aturan sederhana dengan cek atap dari bawah setiap 2–4 minggu, bersihkan talang setiap 1–3 bulan. Inspeksi detail minimal 2 kali setahun, terutama sebelum dan sesudah musim hujan.

Itu tadi cara selamatkan atap dari lumut mematikan. Ingin langkah lebih praktis? Gunakan Rainbow Roof sebagai atap rumah Anda karena terbukti memiliki kekuatan dan daya tahan tinggi pada cuaca ekstrem. Hubungi Rainbow Roof untuk info selengkapnya.